BUDIDAYA IKAN ARWANA
Pasti semua orang tahu, bahwa budidaya ikan arwana memang tidak semudah
memelihara ikan hias lainnya. Pertama, Anda harus membutuhkan modal yang cukup
banyak, karena bibit dan akuarium serta pemeliharaan juga membutuhkan dana yang
tidak sedikit. Tetapi budidaya ikan arwana ini memang sangat menjanjikan, simak
cara budidaya ikan arwana dibawah ini.
Perhatikan akuarium dan kolam
Dalam cara budidaya ikan arwana, akuarium dan kolam sangat harus
diperhatikan oleh peternak ikan arwana. Ada dua cara budidaya ikan arwana,
yaitu lewat akuarium dan kolam. Untuk budidaya ikan arwana dalam jumlah yang
banyak maka sebaiknya Anda juga harus menyediakan kolam untuk menampung ikan
arwana. Pasalnya, karakter kolam yang berbatu sangat disukai oleh ikan arwana.
Tetapi jika Anda tidak mempunyai tanah yang cukup luas, Anda bisa membuat
akuarium sedemikian rupa agar karakternya seperti menyerupai kolam yang sedikit
berbatu.
Lalu untuk karakter air di kolam maupun akuarium harus jernih. Dan harus
benar-benar jernih dan usahakan air terus mengalir, jadi Anda harus membuat
filter untuk akuarium maupun kolam Anda. Lalu untuk Ph, usahakan Anda menjaga
kadar Ph dalam air yaitu 6 atau 7, jangan lebih atau kurang. Sedangkan untuk
temperatur, usahakan berada diposisi 26 derajat sampai 30 derajat. Jangan lupa
untuk selalu menerangi selalu akuarium atau kolam Anda, dan jangan taruh
dibawah sinar matahari langsung.
Jumlah akuarium dan kolam untuk budidaya
Untuk budidaya melalui akuarium, Anda harus mempunyai 4 sampai 5 kolam
untuk budidaya. Karena jangan sampai ikan arwana yang berukuran dewasa
ditempatkan dalam satu akuarium. Lalu untuk metode budidaya ikan arwana dengan
akuarium, Anda harus mempunyai peralatan yang lengkap. Seperti alat pengatur
suhu, oksigen pemancar gelembung dan selalu jaga sirkulasi air.
Jika untuk media kolam, Anda harus benar-benar mempunyai kolam yang
besar. Karena kolam yang besar bisa menampung beberapa induk arwana.
Biasanya, kolam untuk pengembangbiakan arwana butuh yang cukup luas, bisa 20m x
5m atau bisa lebih. Walaupun budidaya lewat kolam, Anda bisa memilih induk dari
akuarium. Setelah induk siap, Anda bisa memindah ikan arwana kedalam kolam.
Pilih jenis ikan arwana
Jenis ikan arwana sangat banyak, Anda bisa memilih ikan arwana jenis
super red untuk mendapatkan keuntungan yang sangat banyak. Hal ini dikarenakan
harga ikan arwana super red bisa sampai 5 juta untuk yang dewasa, dan benihnya
per ekor bisa berharga 1 juta. Karena berharga sangat mahal, ikan arwana super
red ini justru banyak diminati. Tetapi jika Anda tidak mempunyai modal yang
cukup besar, Anda bisa memilih ikan arwana silver dimana harga bibitnya tidak
terlalu mahal.
Siapkan induk yang terbaik
Untuk induk ikan arwana yang siap untuk dikembangbiakkan adalah ikan
arwana yang berumur 4 tahun atau lebih. Usahakan Anda memisahkan ikan arwana
indukan ini dengan ikan arwana lain. Kenapa? Karena Anda harus memberinya
makanan yang khusus, yaitu udang. Walaupun ikan arwana remaja juga memerlukan
udang, tetapi ikan arwana dewasa tentu lebih lambat daripada ikan arwana
remaja. Untuk membedakan mana ikan arwana betina dan mana yang jantan, Anda
bisa melihat tubuh dan kepala ikan arwana yang lebih kecil dimana menunjukkan
ikan tersebut adalah ikan arwana betina.
Saatnya pengembangbiakkan
Sebelum memisahkan ikan arwana indukan, Anda harus benar-benar tahu mana
ikan arwana yang sudah menemukan pasangan. Ketika Anda mencoba mempasangkan
ikan arwana betina dan jantan, biasanya tidak sulit. Ikan arwana akan cepat
menemukan pasangannya ketika didalam akuarium atau kolam terdapat ikan arwana
yang berlawanan jenis.
Biasanya ikan arwana sudah menemukan pasangannya ketika sering berenang
berdampingan. Kedua pasangan ikan arwana ini akan berenang memutar, dengan
kepala dan buntut saling menempel. Ketika Anda melihat indikasi arwana seperti
itu, Anda harus segera memindahkan kedalam kolam atau akuarium tersendiri.
Kolam pengembangbiakkan biasanya terdapat batu-batu, untuk akuarium Anda
bisa merubahya sedemikian rupa. Ikan arwana tidak perlu mendapatkan bantuan
untuk bertelur. Ketika ikan arwana betina mengeluarkan telur, maka ikan arwana
jantan seakan akan memakan telur tersebut. Padahal, telur ikan arwana tersebut
akan dibuahi oleh ikan arwana jantan sampai keluar menjadi larva. Dan Larva
yang sudah dikeluarkan oleh ikan arwana jantan biasanya yang sudah berumur 8
minggu.
Proses pembesaran benih
Untuk pembesaran benih, Anda harus menunggu sampai berukuran 12 cm.
Untuk benih yang masih kecil berukuran 1 cm, Anda bisa memberinya cacing pita.
Usahakan, ketika ikan arwana sudah berukuran 12cm, Anda harus langsung
memindahkan anak-anak tersebut. Karena ikan arwana tersebut adalah pemakan
segala, dan juga tidak peduli meskipun itu anaknya sendiri.
Bentuk ikan arwana Anda
Setelah Anda memisahkan ikan arwana yang masih kecil, saatnya Anda
mengembangbiakkan sampai berukuran 25 sampai 40 cm. Karena ikan arwana
berukuran seperti itu yang paling dicari di dunia. Karena ikan arwana remaja
ini berkarakter agresif yang sangat disukai pencinta arwana. Untuk menghasilkan
warna ikan arwana yang lebih alami, Anda bisa menjemur ikan arwana di saat pagi
hari. Karena sinar matahari pagi bisa membentuk warna alami arwana.
Panen dan saatnya mendapatkan untung
Ikan arwana yang paling dicari adalah ikan arwana yang eksotis dan
mempunyai warna yang indah. Usahakan Anda benar-benar menjaga warna dan kondisi
ikan arwana. Anda bisa mencari penyalur besar ikan arwana atau usaha ikan hias
yang ada di kota-kota besar. Ketika Anda sudah bekerja sama dengan penyalur,
Anda tidak perlu repot-repot untuk menjual kesana-kemari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar